SAYA .


Irviene Maretha. Hanyalah seseorang dengan bekal dari lahir wajah biasa saja, tingkah wajar-wajar saja dan tampilan fisik seadanya. Hidupnya, jika dilihat dari sudut pandang orang ketiga juga sangat ordinary. Hanya terdiri dari bangun pagi, gosok gigi, kuliah pagi-pagi, tidur malam hari, lalu bangun pagi lagi. Bisa dibilang ia adalah tipikal ‘the girl next door’.  Tipikal yang jika orang-orang bercerita sesuatu tentang dirinya mungkin saja akan diembel-embeli kalimat ‘si anak yang siapa itu ya, namanya... aku lupa’. Namun tidak, orang-orang tidak pernah melabelinya dengan ‘Idiih, si antisosial yang –plis deh- gak tahu dimana Monas’. Ia juga bukan “si pagi-kuliah-malam-dugem” serta stereotype-stereotype lainnya. She’s not a geek, nor an it girl. Ia hanya remaja-beranjak-dewasa yang biasa. Biasa, biasa, dan biasa saja.

Sejarah pendidikannya sama seperti kebanyakan remaja seumurannya. Ia pernah melewati masa-masa taman kanak-kanak, sekolah dasar, SMP, SMA,  dan sekarang sedang berusaha keras menyeimbangkan kehidupan eksternal dan internal perkuliahannya agar tetap berada di jalur yang benar. Ia tidak pernah tinggal kelas, tetapi juga tidak pernah meraih predikat bintang kelas. Ia pernah mengikuti beberapa lomba. Sebagian menang, sebagian lagi kalah. Seperti yang sudah disebutkan. Sebenarnya ia hanya biasa, biasa, dan biasa saja.

Ia suka mendengarkan musik. Ia gemar membaca buku. Menyanyi di kamar mandi juga salah satu yang paling disukainya. Ia kadang-kadang masih kalah dengan nafsu ‘menyontek sedikit lalu mendapat nilai lumayan bagus’ daripada ‘jujur tetapi mendapat nilai nol koma lima’. Ia penganut paham bahwa penghargaan diri sendiri sangatlah penting, salah satu media penyalurannya adalah kamera. Ia sangat suka menonton film dan antisinetron. Ia menyukai dan membenci hal-hal yang disukai dan dibenci remaja-beranjak-dewasa seumurannya. Oh... sepertinya ini adalah kali terakhir kalimat ‘Ia biasa, biasa, dan biasa saja’ dilontarkan.

Lalu apa yang membuat ‘si biasa’ ini memberanikan diri menulis profil dirinya?
Karena ada satu hal yang pada akhirnya membuatnya tidak biasa. Satu hal simpel yang dilakukannya, tetapi tidak banyak dilakukan oleh banyak remaja seumurannya, bahkan sering tidak dilakukan oleh orang-orang dengan umur jauh di atas dirinya.
Ia berani bermimpi, berkembang, dan membuat perbedaan yang jauh lebih besar daripada besar tubuhnya. Muluk-muluk memang kata orang-orang. Tapi bukankah mimpi itu bukan hanya sekedar imaji atau bahkan hanya ilusi? Dan bukankah perkembangan adalah hal yang seharusnya diperbolehkan masuk ke dalam kehidupan setiap manusia?

Banyak sekali mimpi yang ada di kepalanya juga hatinya. Banyak juga perkembangan yang ingin ia alami dalam perjalanannya, baik untuk hati, pikiran, tubuh, atau ruhnya. Baik untuk dirinya, manusia di sekitarnya, dan alam semesta. Baik untuk passion-nya maupun untuk hubungannya dengan  Tuhannya. Ia membuat blue print untuk itu semua jikalau suatu saat nanti ia lupa.

Untuk saat ini mimpi itu sedang ia raih, perkembangan itu sedang ia alami. Mungkin karena blue print ini jugalah sekarang pengalaman berarti yang ia alami tak sedikit jumlahnya. Dan itu menuntunnya untuk terus menambah file pengetahuan dan kebaikan yang ada dalam directory-nya. Begitu banyak SKS akan pelajaran-pelajaran hidup karena universitas bernama pengalamannya, mulai dari mata pelajaran komitmen, kekuatan, pilihan, kasih, hingga keberanian. Sampai meninggal nanti, katanya, mungkin ia tidak akan lulus dari mata pelajaran hidup yang ia ambil, tetapi ia tidak pernah menyesal.  

Cukuplah itu saja yang dirasa pantas disebut sebagai prestasi dan kebanggaan dari ‘si biasa’. Tidak kecil tetapi juga sama sekali tidak berlebihan. Satu hal yang membuatnya tetap berada dalam jalur yang benar, sampai sekarang dan Insya Allah hingga meninggal nanti.

Sekian.

4 Responses so far.

  1. Anonim says:

    Wow! *mematung beberapa detik*
    awesome!!

  2. wow! thank you! you don't know what it really mean to me :)

  3. kurt says:

    wahh,, luar biasa. seorang muslimah yang rendah hati.
    Hey girl,, U look so briliant ^^

  4. makasih kurt :)
    seneng kamu berkunjung :)

Leave a Reply